DAHSYATNYA KEKUATAN DO’A

DAHSYATNYA KEKUATAN DO’A

Di dalam buku “4 kekuatan maha dahsyat” yang ditulis oleh Ustadz.Ihsan Hartanto dijelaskan sebuah formula untuk meraih kesuksesan, yaitu : SUKSES = 1% pikiran, 24% usaha/ikhtiar, 25% impian dan keyakinan yang kuat, dan 50% do’a.

Dalam formula tersebut Nampak jelas bahwa do’a memiliki peran tertinggi dalam kesuksesan kita. Semua pikiran, usaha dan impian kita jika kita jalani tanpa kita iringi dengan do’a maka semua itu akan sia-sia.

Rasulullah Saw bersabda, Do’a adalah ibadah” (HR.Abu Dawud). Maka apapun ibadah yang kita lakukan baik ibadah dhohir maupun ibadah bathin jika tidak dilengkapi dengan do’a semua itu tidak aka nada artinya. Bahkan jika seseorang selepas menunaikan sholat kemudian orang tersebut langsung pergi tanpa berdo’a terlebih dulu maka orang tersebut dianggap sombong dihadapan Allah karena merasa tidak membutuhkanNYA.

Do’a adalah ibadah yang dekat dengan Allah, karena do’a itu merupakan bentuk kepasrahan kepada Allah SWT secara total dan merupakan penyerahan semua urusan kepada Allah. Seperti yang dilakukan oleh Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim As, beliau berlari – lari dari bukit Shafa ke bukit Marwah untuk mencari air dengan penuh kepasrahan secara total kepada Allah SWT. Hasilnya Allah memberikan pertolongan dengan memancarkan air ketika Ismail menendang – nendang ke pasir. Ini salah satu contoh bukti kekuatan do’a sebagai bentuk kepasrahan kita kepada Sang Khaliq.

“berdo’alah kepada-KU niscaya akan AKU kabulkan do’amu,” (QS.Al-Mu’min) itulah janji Allah yang tertulis di dalam Al-quran. Allah memiliki banyak cara untuk mengabulkan do’a hambaNYA. Ada do’a yang dikabulkan seketika juga namun ada juga do’a yang pengabulannya menunggu waktu yang tepat. Mungkin tidak tepat menurut kita akan tetapi tepat menurut Allah untuk kebaikan kita. Bahkan terkadang juga ada do’a yang tidak dikabulkan namun permintaan dalam do’a tersebut digantikan oleh Allah dengan hal yang lain. Apapun yang kita minta Allah yang lebih berhak menentukan hal tersebut baik atau tidak untuk diberikan kepada hambaNYA.

Ustadz Ihsan Hartanto memaparkan bahwa Tuhan selalu mengabulkan do’a setiap manusia, dengan melalui 3 cara, yaitu :

  1. 1.      Do’a yang secara langsung dikabulkan

Do’a ini biasanya bisa langsung dinikmati oleh orang yang berdo’a, diberikan Tuhan sesuai dengan apa yang dido’akan tersebut.

  1. 2.      Do’a yang dikabulkan dengan cara digantikan

Keinginan dalam do’a tersebut digantikan oleh Tuhan denga suatu hal yang pasti lebih baik. Misalnya, orang berdo’a untuk memperoleh uang banyak, dan do’anya diganti oleh Tuhan dengan menyelamatkannya dari marabahaya yang mengancam jiwanya.

  1. 3.      Do’a yang dikabulkan dengan cara ditangguhkan

Inilah do’a yang sebenarnya dikabulkan untuk sebagian besar umat manusia, termasuk kita semua. Do’a yang digantungkan, artinya adalah, bahwa do’a tersebut “sudah dikabulkan Tuhan”, tetapi dalam kondisi “tertunda” yang harus kita raih jika kita ingin segera mendapatkannya.

 

Agar Do’ terkabul :

  1. Awali do’a dengan asmaul husnah

“Allah mempunyai Asmaul Husnah, maka bermohonlah kepadaNYA dengan menyebut Asmaul Husnah itu,……”(QS:Al-A’raf:180)

  1.  Ucapkan Kalimat Tauhid : sebagai bentuk ekspresi keimanan kepada Allah dengan menyatakan bahwa Allah MAha Tunggal.
    “Tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha BEsar, tiada Tuhan selain Allah Yang Maya Tunggal, tiada  sekutu bagiNYA, milikNYA segala kerajaan dan milikNYA pula segala puji, dan DIA berkuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah dan tiada daya serta tak ada kekuatan selain dengan kekuatan yang datang dari Allah,” (HR.Thabrany)
  2.  Iringi do’a dengan prasangka baik
    “Sesungguhnya Allah ‘Azza wa jalla berfirman: “Aku akan mengikuti prasangka hamba-KU kepada-KU. Dan aku selalu menyertainya apabila ia berdo’a kepada-KU”,” (HR.Bukhari Muslim)
  3.  Berdo’a dengan hati yang mantap
    “Wahai manusia, jika kamu memohon kepada Allah, mohonlah langsung kehadiratNYA dengan keyakinan yang penuh bahwa do’amu akan dikabulkan, karena Allah tidak akan mengabulkan do’a yang keluar dari hati yang lalai,”(HR.Ahmad)
  4. Berdo’a dengan kerendahan hati dan suara lembut
    “Berdo’alah kepaa Tuhanmu dengan berendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang2 yang melampaui batas,” (QS: Al-A’raf: 55).
  5. Ulangi permintaan sebanyak TIGA kali
    “Nabi SAW, apabila berdo’a beliau mengulanginya tiga kali, dan apabila meminta juga mengulanginya tiga kali,” (HR.Muslim).
  6. Iringi Do’a dengan Ikhtiar (Usaha)
    “……bekerjalah (berusahalah) kamu, maka Allah dan RasulNYA serta orang2 beriman akan mellihat pekerjaan (ikhtiar)mu itu……”(QS:At-Taubah : 105

Sumber : 4 Kekuatan Maha Dahsyat (Ikhlas, sabar, syukur, do’a) : Ust.Ihsan Hartanto

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s